Mendidik anak adalah pekerjaan yang luar biasa besar, perlu ilmu, konsisten dan doa kepada Allah agar berada pada koridor yang benar sesuai sunnatullah dan rasulNya. Pengaruh kemajuan jaman now membuat orang tua harus lebih kreatif dan intensif agar anak tidak terkontaminasi dengan segala macam pengaruh buruk yang luar bisa menyerang dari berbagai arah.

Kemampuan mendidik orang tua dan membersamai anak saat ini sangat terbatas. Sekolah Islam adalah alternatif utama para orang tua sekarang untuk menitipkan anak menggantikan pendidikan dan membersamai anak dalam menanamkan iman. Target hafalan  menjadi kebanggaan jika anak lulus dalam ujian juz Al Quran. Namun tidak dipungkiri banyak anak yang memiliki hafalan tinggi tidak menunjukkan sikap dan prestasi yang baik dilingkungan keluarga dan masyarakat. Lalu apakah yang salah dalam sistem pendidikan Islam sekarang?

Nasihat Jundub bin Abdillah Radhiallahu “anhu berkata “kami belajar iman sebelum belajar Al Quran, Kemudian belajar Al Quran sehingga dengannya bertambah iman kami”.

Itulah kunci kesuksesan generasi sahabat Rasul yaitu memberikan pemahaman iman baru Al Qur’an.

Generasi anak yang terbangun dari iman yang kuat akan membentuk generasi pemuda yang kokoh dan tangguh terhadap kontaminasi buruk jaman now.

Semoga Allah memberikan  Hukma Shabiyya yaitu hikmah yang diberikan kepada anak-anak agar anak kita menjadi hamba yang bersyukur dan pembela agama Allah dimuka bumi ini. Seperti Hukma Shabiyyah yang Allah berikan kepada Nabi Yahya As dalam Qs. Maryam 19 : 12-14.

Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *